Hari minggu kemaren tanggal 9 februari Sa dan keluarga bisa piknik bareng, ini adalah piknik perdana bersama keluarga ditahun 2014. Setelah beberapa bulan ndak pernah piknik bersama keluarga tapi Sa ndak masalah tetep #AkuRaPopo kok. 😀

Piknik kali ini ndak cuma keluargaku saja tapi banyak barengan dari tetangga deket, beda RT, RW bahkan ada yang dari dusun tetangga semua jadi satu, karena acara ini dah di woro-woro sejak beberapa minggu yang lalu jadi yang ikut lumayan banyak. Sebenarnya Sa ndak ada niat untuk ikut acara ini tapi karena Sa mengidap semacam penyakit cah kurang piknik dan kebetulan selo akhirnya niat itu luntur. Dadakan, saptu siang Sa menghubungi panitianya untuk ndaftar, untungnya masih diterima karena belum penuh.

Minggu pagi sekitar pukul 7 orang-orang dah kumpul di pos ronda, ternyata yang ikut lumayan banyak, sekitar 60an orang bahkan lebih. Setengah delapan kami berangkat, tujuan wisata yang pertama adalah Pantai Jatimalang yang berlokasi di Purworejo dan rencananya mau mampir di pantai Congot dan Glagah Indah yang berlokasi di Kulonprogo. Kenapa ke Jatimalang, sebenarnya cuma penasaran aja, karena dipantai-pantai sepanjang mBantul, gunung kidul itu dah biasa dikunjungi.

Setelah 2.5 jam perjalanan Berbah-Purworejo akhirnya sampai juga di Pantai Jatimalang yang berada di Kabupaten Purworejo paling ujung timur, karena bebatasan langsung sama Kabupaten Kulonprogo. Disana cuma jalan-jalan menyusuri pantai sambil liat pemandangan, karena ombaknya besar berbahaya buat renang. Jadi buat anak-anak yang mau renang disediakan kolam-kolam kecil, yang dewasa kalo mau renang juga boleh ding ‘gratis’ kata yang jaga. 😀
Setelah hampir 2 jam berpanas-panas ria menyusuri pantai dan jeleh karena hampir sama seperti pantai-pantai diderah mBantul, kami rombongan berkumpul untuk melanjutkan perjalanan ke Pantai Congot.

image

Kolam renang Anak-anak

image

Pantai Jatimalang

image

Jatimalang bareng bapak ibu

Perjalanan dari pantai Jatimalang ke pantai Congot hanya sekitar 15 menit karena jaraknya cuma dekat, Jatimalang berada di barat sungai dan Congot berada di timur sungai tapi keduanya dah beda provinsi. Sampai pantai Congot ndak ada yang sepesial karena dah pernah kesini, kondisinya masih sama seperti pantai Jatimalang. Cuaca di Congot mendung ndak seperti di Jatimalang tadi yang panasnya ngenthang-ngenthang. Dipantai ini sebentar banget hanya jalan-jalan bentar dan mampir makan siyang lanjut perjalanan ke timur menuju Glagah Indah.

image

Pantai Congot

image

Hutan-hutan Pantai Congot

image

Papan Larangan Berenang

Akhirnya sampai juga di pantai Glagah Indah, tujuan terakhir piknik pada kesempatan ini. Walaupun dah berkali-kali datang kesini tapi tetep aja ada yang beda. Dipantai ini pengunjungnya paling rame daripada 2 pantai sebelumnya, cuacanya juga mendukung ndak panas banget dan ndak hujan cuma mendung seperti di Congot tadi, bedanya mendungnya semakin tebal. Dulu terakhir kesini pembuatan dermaga masih pendek, sekarang dah panjang sampai kelaut. Menikmati suara deburan ombak yang dihadang oleh beton-beton pemecah ombak adalah salah satu yang khas dari pantai Glagah Indah ini. Disini juga disediakan perahu nelayan untuk mengelilingi laguna pantai Glagah hanya dengan Rp. 5.000 dah dapat menikmati pemandangan sepanjang laguna. Tapi pada kesempatan ini Sa ndak nyoba naik perahu karena dah pernah. 😀

Ndak kerasa waktu dah sore, kami rombongan berkumpul dan siap-siap untuk pulang ke rumah, setelah seharian menikmati 3 pantai, 2 provinsi, 1 hari. Dari pantai Glagah Indah sekitar pukul 15.30 sampai Rumah pukul 17.41, disepanjang perjalanan aman ndak ada kendala.

image

Calon dermaga pantai Glagah Indah

image

Beton Pemecah Ombak Glagah Indah

image

Glagah Indah bareng Keluarga

Iklan